KBS Raih Penghargaan Lingkungan Melalui Program Adiwiyata

PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) bersama tiga sekolah binaan dalam program sekolah adiwiyata yaitu SDN Ciwandan, SDN Jangkar dan SDN Temugiring raih penghargaan sekolah adiwiyata tingkat Kota Cilegon.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian dalam acara peringatan Hari Kesadaran Nasional, pada Senin, 18 September 2023 di Halaman Kantor Walikota Cilegon.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi KBS di bidang lingkungan dalam membina sekolah adiwiyata di wilayah operasi pelabuhan. Program sekolah adiwiyata ini merupakan program berkelanjutan yang digagas bersama Eswka Foundation.

Tahap pembinaan meliputi identifikasi sekolah, perencanaan program, monitoring evaluasi dan fasilitas penunjang seperti Green House yang dijadikan metode belajar untuk siswa.

Setelah melalui tahap tersebut, dilakukan assesment oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon kepada tiga sekolah tersebut dan dibilai layak menjadi sekolah adiwiyata tingkat kota.

VP Corporate Secretary PT KBS, Sari Mulianah mengatakan, program sekolah adiwiyata ini merupakan program TJSL berbasis lingkungan berkolaborasi dengan dunia pendidikan yang berkelanjutan.

PT KBS bersama Eswka melakukan pendampingan di tiga sekolah dasar dengan tujuan penguatan pendidikan karakter untuk siswa.

“Pendidikan menjadi pintu masuk untuk penguatan karakter anak. Krakatau Bandar Samudera berkomitmen membina sekolah dengan tujuan penguatan karakter anak dalam menumbuhkan pengetahuan lingkungan berkelanjutan melalui program sekolah adiwiyata,” ujarnya.

Sari menambahkan, dengan adanya pembinaan sekolah adiwiyata, komitmen KBS berkontribusi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs melalui indikator pendidikan dan lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi SDGs di point 4 dan 13,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala SDN Ciwandan Tati Fatayati yang mewakili sekolah binaan KBS mengucapkan rasa syukur atas predikat sekolah adiwiyata yang disematkan kepada sekolahnya.

Ia menilai, bahwa pendampingan dari PT KBS bersama Eswka memiliki pengaruh dalam keberlanjutan program. Terutama capain-capaian sesuai Gerkaan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (GBHLS).

“Mulai dari identifikasi sekolah dan implementasinya kami lakukan, sesuai dengan GBLHS yang menjadi poin penilaiain sekolah,” ungkapnya.

Tak hanya nilai yang menjadi capaian, Tati juga menyebut bahwa proses di dalamnya yang menjadi penilaian penting agar kebiasaan tersebut menjadi budaya di sekolah kami.

“Semua warga sekolah, termasuk orangtua murid juga ikut berkolaborasi dalam suksesi program sekolah adiwiyata ini,” tutup Tati. (RLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.